Ketahui Obat Nyamuk Yang Aman Digunakan
Ketahui Obat Nyamuk Yang Aman Digunakan

Ketahui Obat Nyamuk Yang Aman Digunakan

Catatanpanda.comKetahui Obat Nyamuk Yang Aman Digunakan. Akhir-akhir ini, hujan lebat dan gerimis sering melanda sebagian besar wilayah di Indonesia, dan tidak sedikit yang menyebabkan banjir dan genangan air di mana-mana.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika nyamuk berkembang biak dengan cepat, sehingga semakin besar potensi serangga ini untuk menyerang keluarga Anda. Jadi bukan hal yang aneh jika hampir di setiap rumah sering menggunakan berbagai obat nyamuk untuk mencegah datangnya virus demam berdarah.

Namun, obat nyamuk jenis apa yang aman untuk kesehatan? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan jenis-jenis obat nyamuk yang aman dan pengaruhnya terhadap kesehatan di sini!

Jenis Obat Nyamuk Apa Yang Aman Untuk Kesehatan?
Tahukah Anda bahwa tidak setiap produk pengusir nyamuk dikatakan AMAN untuk kesehatan.

Baca Juga:

Berdasarkan sejumlah penelitian, jenis pengusir nyamuk yang aman adalah yang menggunakan diethyltoluamide, alias DEET sebagai bahan utamanya. DEET adalah pengusir nyamuk tertua, dan merupakan salah satu dari dua pengusir nyamuk yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian Penyakit di Amerika Serikat.

Bahan kedua yang juga direkomendasikan adalah Picaridin. Pada dasarnya, nyamuk memilih Anda sebagai” target ” karena mereka tertarik pada karbon dioksida dan kehangatan yang dihasilkan tubuh. Selain itu, bau keringat yang dihasilkan juga berpotensi menarik nyamuk lebih dekat.

Nah, zat DEET akan mengganggu bau tubuh dan mengusir nyamuk untuk memilih Anda sebagai target. Akibatnya, tidak ada nyamuk yang tertarik menggigit tubuh Anda.

Di Indonesia, pengusir nyamuk yang mengandung DEET dan Picaridin adalah pengusir nyamuk dan pengusir nyamuk pengusir nyamuk pada produk bayi.

Oleh karena itu, obat nyamuk topikal dikategorikan sebagai obat nyamuk yang aman, dan ampuh. Alasannya adalah bahwa tingkat keberhasilan kedua zat yang telah disebutkan dalam mengusir nyamuk sangat tinggi.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami, seperti aroma bunga lavender, minyak sereh, dan minyak dari tanaman catnip. Hanya saja, bahan alami biasanya tidak akan bertahan lama, dan efeknya bisa langsung hilang.

Lalu, apakah jenis obat nyamuk lain tidak aman untuk kesehatan?

Di Indonesia, sebagian besar obat nyamuk yang dijual di pasar seperti obat nyamuk, semprot, dan listrik, dibuat di Jepang. Produk ini adalah salah satu favorit banyak orang di Asia dan Asia Tenggara.

Memang, efek dari obat nyamuk ini dalam menangkal serangga penghisap darah sangat efektif, bahkan dapat membunuh mereka. Namun, ternyata ketiganya sama sekali tidak baik untuk kesehatan keluarga Anda.

Pengusir nyamuk buruk bagi kesehatan, karena asap yang dihasilkannya. Asap ini sebenarnya berguna untuk menutupi aroma dan panas tubuh Anda dari jangkauan nyamuk.

Namun fatal, asap dari obat nyamuk bakar ternyata memiliki efek yang sama seperti asap rokok terhadap perokok pasif, dan mengandung banyak polutan di dalamnya.

Studi terbaru juga menemukan bahwa penggunaan obat nyamuk bakar jangka panjang dapat menyebabkan asma, gangguan pernapasan, kerusakan hati, dan bahkan menyebabkan kanker. Tidak hanya itu, obat nyamuk juga mengandung formaldehida yang bisa sangat berbahaya bagi kesehatan Anda.

Sementara itu, pengusir nyamuk elektrik yang aromanya berasal dari cairan dan kelasa, mengandung bahan kimia yang tidak aman untuk bernafas.

Bahan kimia ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, serta mengiritasi mata pada bayi. Dalam dosis besar dan penggunaan jangka panjang, pengusir nyamuk jenis ini juga dapat menyebabkan beberapa penyakit berbahaya. Mengerikan, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published.