New Perbedaan Pembiayaan Dana Syariah dan Pinjaman Konvensional
New Perbedaan Pembiayaan Dana Syariah dan Pinjaman Konvensional

New Perbedaan Pembiayaan Dana Syariah dan Pinjaman Konvensional

Catatanpanda.comNew Perbedaan Pembiayaan Dana Syariah dan Pinjaman Konvensional. Saat ini, ada banyak pembiayaan Dana Syariah yang menawarkan berbagai manfaat bagi konsumen, terutama bagi teman-teman yang ingin mendapatkan pinjaman tunai tanpa riba dan mematuhi prinsip-prinsip syariah.

Meskipun layanan pembiayaan Dana Syariah semakin banyak, namun tidak sedikit yang masih ragu untuk menggunakan layanan ini.

Pasalnya, masih belum banyak yang membahas tentang perbedaan pembiayaan Dana Syariah dengan pinjaman konvensional, sehingga mungkin teman-teman khawatir memilih di antara keduanya.

Nah, untuk memudahkan anda memahami perbedaan antara pembiayaan Dana Syariah dengan pinjaman konvensional, tim Adira akan menjelajahinya secara menyeluruh dalam artikel ini. Dengan begitu, teman menjadi lebih mudah dalam memilih jenis pembiayaan yang tepat. Yap, mari kita mendapatkan artikel selesai, yeah!

Baca Juga: Bagaimana Cara Memulai Bisnis Pakaian? Temukan Jawabannya Disini

Apa perbedaan antara Pembiayaan Syariah dan pinjaman konvensional?

Berikut beberapa faktor yang membedakan antara pembiayaan Dana Syariah dengan pinjaman konvensional antara lain:

Suku bunga

Dalam pinjaman konvensional, kredit diberikan kepada konsumen disertai dengan bunga. Sementara itu, dalam pembiayaan Dana Syariah, bunga tidak diperbolehkan sama sekali karena dianggap riba.

Oleh karena itu, dalam pembiayaan syariah tidak mengenal prinsip kontrak bunga, melainkan menggunakan kontrak yang berlandaskan Syariah, seperti perjanjian Murabahah, perjanjian Al-bai’ wa al-isti’jar, dan lain sebagainya.

Dengan menggunakan kontrak berdasarkan prinsip syariah, konsumen akan terhindar dari transaksi ribawi, spekulatif, dan ketidakjelasan dalam kontrak.

Perjanjian

Antara pembiayaan Dana Syariah dengan pinjaman konvensional juga memiliki perbedaan dalam hal perjanjian. Dalam pembiayaan Dana Syariah, perjanjian tersebut sesuai dengan Perjanjian yang berprinsip syariah, tentunya dengan prinsip saling keterbukaan dan saling menguntungkan.

Misalnya, Sahabat mengajukan pembiayaan Dana Syariah dengan menggunakan kontrak Al Bai ‘ al-isti’jar. Dalam perjanjian ini, Sahabat melakukan transaksi dengan perusahaan pembiayaan untuk mendapatkan Dana Syariah untuk tujuan produktif (modal usaha) atau tujuan konsumtif (pariwisata, umrah, pernikahan, dll.).

Dalam hal ini, Sahabat sebagai konsumen dan perusahaan pembiayaan sebagai penyedia Dana Syariah bekerja sama secara terbuka untuk mencapai kesepakatan di awal untuk saling menguntungkan.

Jenis risiko

Dalam sistem pinjaman konvensional, konsumen atau pelanggan sepenuhnya menanggung risiko tidak dapat mengembalikan pinjaman.

Sementara itu, dalam prinsip syariah, perusahaan pembiayaan sebagai penyedia Dana Syariah harus menanggung sebagian risiko dari hasil kesepakatan dengan konsumen.

Misalnya, seorang konsumen meminjam uang tunai sekitar Rp 30 juta untuk modal usaha dengan menggunakan prinsip pinjaman konvensional.

Di sini, konsumen diharuskan untuk membayar kembali pokok pinjaman dengan risiko bunga tambahan yang telah ditentukan. Sementara itu, pembiayaan Dana Syariah tidak berlaku bunga, sehingga meminimalkan risiko yang terjadi selama proses pembayaran angsuran.

Ketersediaan pinjaman

Dari segi dokumen, baik pembiayaan Dana Syariah maupun pinjaman konvensional sebenarnya tidak jauh berbeda. Satu hal yang menjadi perbedaan antara keduanya, yaitu pembiayaan Dana Syariah menawarkan layanan produk yang dapat digunakan untuk keperluan tertentu yang tidak terdapat dalam pinjaman konvensional, misalnya layanan produk umroh.

Itulah beberapa perbedaan mendasar antara pembiayaan Dana Syariah dan pinjaman konvensional. Agar teman-teman lebih percaya diri untuk mengajukan pembiayaan Dana Syariah, di bawah ini juga akan dijelaskan tentang tips yang bisa dilakukan sebelum mengajukan pembiayaan. Teruskan sampai selesai, kawan!

Leave a Reply

Your email address will not be published.